Hawai menyiman sejarah dan budaya yang sangat kaya. Hal itu terlihat dari cerita masa lalu negara bagian ini yang dipengaruhi oleh corak kultur negara lain. Queen Emma Summer Palace adalah salah satunya. Istana ini adalah contoh sisa arsitektur yang menunjukkan pengaruh kebangkitan Yunani.

Ratu Emma Na’ea adalah istri dari Raja Kamehameha IV yang merupakan raja keempat Kerajaan Hawai. Ia juga merupakan ibu dari Pangeran Albert yang meninggal pada usia 4 tahun (1862). Olehnya, Queen Emma Summer Palace digunakan sebagai tempat peristirahatan khususnya saat cuaca panas di Honolulu sedang melanda. Ya, istana ini terletak di kawasan subur Nu’uanu Valley, tepatnya di Pali Highway. Jaraknya hanya beberapa menit perjalanan dari kota Honolulu dan Waikiki. Istana yang biasa disebut dengan nama ‘Hanaiakamalama’ ini berada di posisi yang strategis karena Nu’uanu Valley adalah dataran tinggi berhawa sejuk.

Istana dibangun pada tahun 1848, namun beberapa publikasi menyebutkan tahun 1847. Awalnya dimiliki oleh pengusaha John Lewis yang kemudian dijual kepada John Young II, paman Ratu Emma. Ketika Young meninggal pada tahun 1857, ia menghadiahkan rumah ini untuk sang keponakan yakni Ratu Emma. Setelah kematian Emma pada tahun 1903, rumah tersebut dijual kepada monarki Hawai dan disewakan. Istana ini nyaris dibongkar pada tahun 1915 hingga akhirnya dikelola oleh sebuah lembaga independen bernama The Daughter of Hawaii.

Akhirnya, Queen Emma Summer Palace menjadi museum dan situs sejarah yang banyak dikunjungi wisatawan. Tur di istana ini akan dimulai dari pintu masuk hingga melewati berbagai ruangan seperti ruang tidur bagian depan, parlor cloack room, center hall, edinburgh room hingga ruang tidur bagian belakang. Di dalam kamar ini terdapat banyak lukisan bersejarah dan potret Ratu Emma, Raja Kamehameha IV, Pangeran Albert dan anggota lain Kerajaan Hawai. Mengunjungi museum ini, kita akan menjumpai perabot rumah tangga dan barang-barang pribadi dari Ratu Emma dan keluarganya, termasuk hadiah-hadiah keluarga kerajaan. Kita bisa melihat dari dekat hadiah dari Kerajaan Monarki Inggris, cangkir baptis dari Ratu Victoria kepada Pangeran Albert Edward, Ratu Emma dan Raja Kamehameha IV. Tidak ketinggalan beberapa perlengkapan Pangeran Edward yang masih tersisa hingga sekarang. Di akhir tur Anda bisa membeli berbagai buku tentang Ratu Emma dan Kerajaan Hawai.

Queen Emma Summer Palace terbuka untuk umum setiap hari sejak pukul 09.00 hingga 16.00. Museum tutup pada hari libur nasional. Jika berkunjung dan memerlukan jasa guide Anda harus membayar tiket masuk sejumlah $ 10. Sedangkan bagi yang tak menggunakan pemandu hanya perlu membayar $ 8. Pemesanan dilakukan jika kunjungan terdiri dari grup bukan perseorangan. Anda bisa menelpon ke nomor (808) 595-3167 atau fax di nomor (808) 595-4395.

Selain dikunjungi pelancong, kini Queen Emma Summer Palace sering disewa untuk berbagai perhelatan seperti pertemuan, pesta, resepsi pernikahan dan lain sebagainya. Untuk mencapai istana ini Anda bisa menggunakan bus nomor 57.

Selama di Honolulu kita bisa mengunjungi beberapa destinasi wisata lain seperti Diamond Head, Iolani Palace dan Washington Place.

Penginapan yang tersedia adalah Ohana Honolulu Airport Hotel, Best Western The Plaza Airport Hotel dan Pagoda Hotel.

Peta lokasi View Larger Map

Rujukan sarana wisata di Yogyakarta : info sewa mobil di Yogyakarta

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian pemeliharaan website ini tidaklah murah, maka apabila Anda memesan hotel silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.

Incoming search terms:

  • nikah di rumah isen surabaya pengalaman
  • ratu emma

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,