Kita tahu minuman tequila Meksiko berasal dari buah kaktus, tapi apakah Anda tahu tentang Aguardiente? Ya, minuman yang satu ini berbeda dengan liquor lainnya, karena Aguardiente berasal dari banyak bahan dan jenis.

foto from www.pinimg.com

foto from www.pinimg.com

Aguardiente adalah istilah umum untuk minuman beralkohol yang mengandung antara 29%-60% alkohol. Kata Aguardiente merupakan kata majemuk yang menggabungkan kata-kata dalam bahasa Latin yang maknanya tentang “air” (agua di Spanyol) dan “berapi-api” (ardiente di Spanyol, yang maksudnya adalah bersemangat).

Menurut definisi, aguardientes adalah minuman beralkohol kuat, yang diperoleh dari proses fermentasi dan distilasi yang hasil akhirnya menjadi rasa manis. Aguardientes dapat dibuat dari sejumlah sumber yang berbeda, agurdientes berasal dari buah, seperti jeruk, anggur, pisang atau medronho (sari buah apel). Yang berasal gandum dapat dibuat dari  millet, barley, atau nasi. Dan ada juga yang berasal dari umbi, ubi kayu dan kentang. Berdasarkan definisi ini, banyak minuman keras yang berbeda lainnya bisa disebut aguardientes, termasuk vodka, shochu, pisco dan bentuk-bentuk tertentu dari hard chica.

Pada tanggal 14 November 1996, disimpulkan dalam analisis bahwa aguardiente tebu dan Cachaca yang sama, namun berbeda merk produknya. Cane aguardiente yang kemudian didefinisikan di Brazil sebagai minuman beralkohol antara 38%-54% alkohol menurut volume, diperoleh dengan fermentasi sederhana dan distilasi tebu yang telah digunakan dalam proses pembuatan gula, dan yang memiliki rasa yang berbeda dengan rum. Cachaca dalam sisi lain, adalah minuman beralkohol antara 38%-48% alkohol menurut volume, diperoleh dengan fermentasi dan distilasi air tebu yang mungkin telah ditambahkan gula hingga 6 gram/l.

Beberapa minuman variasi lain dari aguardiente ada di berbagai negara seperti di negara Brazil, minuman yang dikenal sebagai Cachaca atau pinga, dianggap berbeda dari aguardiente tradisional yang terbuat dari tebu Cachaca. Di Kosta Rika, aguradiente dikenal sebagai Guaro, yang memiliki kadar alkohol 30% yang rasanya netral. Di Chile, aguardiente adalah minuman beralkohol dari 45% dan kadar alkohol yang lebih tinggi dengan volume. Hal ini dilakukan di Italia Grappa. Di Ekuador, aguardiente juga berasal dari tebu, tapi biasanya ditambah dengan kayu manis dan jus buah. Di Haiti, minuman ini dikenal dengan kleren atau clairin yang dibuat dari tebu. Di Sardinia lebih dikenal dengan sebutan Vinaccia atau anggur pomace. Di Amerika Serikat, aguardiente dibuat dari anggur misi.

Jenis dan macam pilihan dari aguardiente memang luar biasa, Anda juga dapat menikmati minuman lain selain ini seperti Tequila, Ponche, dan Rompope. Beberapa hotel yang dapat ditempati selama berwisata di Meksiko antara lain La Casona Hotel, Sheraton Maria Isabel Towers Hotel dan Holiday Inn Express Mexico Santa Fe Hotel.

Peta Lokasi View Larger Map

informasi yang tertera dalam artikel diatas sesuai dengan kondisi pada 10 Juni 2014.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan di facebook.

Harga yang tertera dalam artikel ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Incoming search terms:

  • minuman fermentasi kaktus
  • fermentasi minuman maxico
  • fermentasi minuman meksiko
  • gambar minuman keras yg digenggam
  • istilah minuman kaktus
  • minuman buah am
  • minuman buah amerika
  • pembuatan minuman keras dari buah kaktus
  • pembuatan miuman berfermentasi dari millet

Mau Liburan Murah? Pastikan Hubungi Kami!
Tour Murah Panduan Wisata. Telp: +62.85.101.171.131. Pin BB: 5BF4C2B4

Tags: , , , , , ,